Antisipasi Paparan Partikulat, Dinkes Tangerang Pantau Kualitas Udara di Rumah Warga

Kota Tangerang,Sibayakpost.com – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memperkuat kewaspadaan terhadap potensi paparan partikulat di tengah kondisi udara yang perlu dipantau.
Salah satunya dilakukan dengan pemantauan kualitas udara secara langsung di rumah-rumah warga melalui Tim Surveilans Lingkungan (TSL) Puskesmas, Senin (14/9/26).
Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mengetahui kondisi kualitas udara dalam ruangan serta mengantisipasi dampak paparan partikulat terhadap kesehatan masyarakat.
”Petugas melakukan pemeriksaan kualitas udara pada sejumlah rumah warga dengan memperhatikan kondisi lingkungan dan sirkulasi udara di dalam rumah,” kata dr. Dini.
Ia menyatakan, dari hasil pemantauan, rata-rata konsentrasi PM2.5 yang terukur mencapai 44,90 µg/m³, berada di atas nilai acuan 25 µg/m³. Data tersebut menjadi perhatian dalam upaya menjaga kualitas udara dalam ruangan, khususnya bagi kelompok yang lebih rentan terhadap paparan partikulat.
”Diimbau, masyarakat untuk mengurangi paparan partikulat dengan menjaga kebersihan ruangan secara rutin. Warga juga disarankan menutup pintu dan jendela ketika kondisi udara di luar rumah kurang baik agar partikulat dari luar tidak mudah masuk ke dalam ruangan,” jelas dr. Dini.
Selain itu, masyarakat diminta memastikan ventilasi dan penyaring udara di rumah berfungsi dengan baik. Pembersihan ruangan dapat dilakukan menggunakan metode yang tidak membuat debu kembali beterbangan, sehingga kualitas udara di dalam rumah tetap terjaga.
Pemantauan langsung ke rumah warga juga menjadi bagian dari upaya pelayanan kesehatan berbasis kewaspadaan lingkungan. Melalui petugas TSL Puskesmas, Dinkes dapat memperoleh gambaran kondisi udara di lingkungan tempat tinggal masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai langkah perlindungan kesehatan.
”Dinkes Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap kondisi kualitas udara. Warga yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar partikulat, terutama gangguan pernapasan, diimbau segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” tutupnya.9Red)







